-----
Karena kamu, aku mengerti.
Maaf, aku yang bodoh.

Karena kamu, aku mengerti.

Maaf, aku yang bodoh.

Persepsi

Persepsi - Cara pandang - Jalan pikiran - Anggapan - Subjektif - Relatif - Ego.

Capek

Tau capek?

Capek bukan laporan dan revisi.

Capek bukan praksus.

Capek bukan proposal penelitian.

Capek bukan ngurusin bidang.

Capek bukan dateng MMI tiap malem.

Capek bukan karena flu.

Kamu capek? Aku? Kita semua capek.

Ini bukan masalah siapa benar siapa salah.

Ini adalah siapa yang bisa berpikir jernih dalam kondisi ini. Ya, capek.

Lembayung senja. Lambaian matahari ketika ia akan meninggalkan bumi. Tapi dia pasti kembali esok hari, karena itu janjinya kepada bumi.
Penelitian.

Oke, kata di atas semacam membayangi bahkan membebani otak gw. Dan itu sepertinya semakin menjadi sekarang. *sigh*

Mungkin hal itu merupakan imbas dari ke-sotoy-an saya mengambil berbagi macam percepatan (especially POTK). Ya, emang dulu gw beranggapan “Yaudah, selagi bisa ngambil kenapa ngga diambil. Toh, nanti kalo ngga memuaskan bisa diulang.” dan itu kayanya masih “teranggapkan” dalam pikiran gw.  ._.

But thanks God, You always give me help in every condition. Seems i need it so bad, hahaha.

Fortunately gw dapet Pak Hary jadi dosen pembimbing (sorry to say to Sarfina Ramadiani, muahahaha), dan entah jodoh atau gimana akhir-akhir ini gw jadi sering ketemu beliau. Di ITS beliau ikut dukung tim Chem-E-Car, kemarin malem juga beliau hadir di syukurannya, di lorong dan koridor kampus juga sering ketemu. Dan yang paling menggembirakan yang bisa dilihat pada sesi ini adalah gw jadi penerus dari penelitian Mbak Kir dan Mbak Jayko. Mbak Kir tanpa ragu langsung ngasih gw bahan-bahan dan literatur yang dibutuhkan. Gw yang minta sih sebenernya. Tapi tetep aja, da best lah Mbak Kir hahaha.

Sekarang, saat ini, gw ngetik post ini pun berlandaskan literatur yang ada. Emang sih gasifikasi allothermal pada batubara dengan karbon dioksida keliatannya ngga serumit yang dibayangkan (judulnya sok asik gitu), tapi tetep gw masih belum menemukan variable apa yang harus gw terapkan di sini.

Oke, sembari berpikir mari kita beribadah magrib dulu karena sudah waktunya.

Desember

1-12-2011.

Sebuah awal dari suatu penghujung. 

2-12-2011.

Hujan tak kan mengerti apa yang aku inginkan. Aku pun tidak.

3-12-2011.

Lengkung senyum itu yang menghangatkanku. Aku mendambanya.

Ketika rasa sayang kepada seseorang begitu besar, maka kamu tidak akan lagi memikirkan bagaimana cara untuk menyayanginya, yang ada hanyalah bagaimana cara untuk menjaganya.